Film Animasi ‘Roberto’: Sebuah Kisah Menyentuh Tentang Rusaknya Citra Tubuh

REKOMENDASI FILM

Media telah lama mencoba memegang kendali atas bagaimana cara kita, terutama kaum perempuan, memandang tubuhnya. Era media sosial hanya menajamkan pengaruh ini dan membawanya pada lebih banyak bentuk. Sejak usia muda kita disuguhkan konten audio visual yang seolah menetapkan bahwa tubuh ramping, perut rata, kulit cerah, dan rambut lurus merupakan ciri tubuh ideal. Hal ini berpotensi merusak citra diri generasi muda, khususnya citra tubuh (body image). Film ‘Roberto’ yang rilis pada tahun 2020, adalah satu dari sejumlah film yang mengangkat isu ini.

Berikut adalah sinopsis film ‘Roberto’:

Lima belas tahun lamanya ‘Roberto’ mencintai tetangganya, seorang gadis yang memilih untuk terus bersembunyi di dalam kamar. Sejumlah lukisan dan tali jemuran menjadi cara mereka berkomunikasi. Roberto berencana mendorong gadis terkasihnya itu, untuk akhirnya menghadapi monster yang telah lama hidup dalam dirinya.

Carmen Córdoba González, sutradara, penulis, editor, dan produser film ini berhasil mencipta sebuah film yang hangat, menyentuh, dan relevan bagi banyak orang. Alasan menggunakan media animasi dalam film ini cukup kuat, yaitu untuk menghadirkan plot twist sebagai puncak cerita. Penonton tidak akan memahami alur cerita sebelum menjelang akhir film. Meski demikian, dalam menggambarkan perjalanan relasi dua karakter utamanya, film ini tidak lalai menampilkan emosi dan pergulatan batin karakter utama, baik melalui ekspresi wajah dan gestur, maupun melalui sentuhan-sentuhan metafora. Hal ini mengikat penonton untuk bertahan mengikuti cerita hingga plot twist itu datang.

Melalui film ini, kreator juga menyelipkan kritik terhadap industri animasi sebagai bagian dari masalah isu citra tubuh, dengan kemunculan salah satu karakter Disney dalam pergulatan batin karakter utama. Karakter apakah itu? Untuk mengetahuinya tentu kamu harus menonton filmnya dulu.

Dibutuhkan tujuh tahun bagi kreator untuk menyelesaikan film pendek berdurasi 10 menit ini. Segenap usaha penciptaan film ini ternyata tidak sia-sia. ‘Roberto’ meraih lebih dari 170 penghargaan di sejumlah festival, termasuk Best Spanish Short Film dalam gelaran ANIMAYO Europa pada tahun 2021, dan Best Film on Tricks for Kids Competition dalam gelaran Stuttgart Festival of Animated Shorts pada tahun 2021. Pada bulan September 2022, film ‘Roberto’ akhirnya dapat diakses publik internasional di platform YouTube, dan hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 1,3 juta kali.

Selamat menonton!

One thought on “Film Animasi ‘Roberto’: Sebuah Kisah Menyentuh Tentang Rusaknya Citra Tubuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *