Categories Film

Wow! Film Animasi Pendek dengan Gaya 2D ala Disney!

Seperti biasanya film animasi 2D Indonesia (mau pendek atau panjang) biasanya mereka menggunakan style yang populer dan efisien, seperti contoh dari yang paling minimum yakni cut-out sampai style anime yang begitu rumit tetapi dengan gerakan terbatas. Kali ini salah satu film tersebut memberi rasa yang berbeda, film tersebut berjudul “Welak”.

Apa itu “Welak”?

“Welak” (2018) adalah film animasi pendek 4 menit yang disutradarai oleh Toby Nugroho Wibisono dan Siti Cholifah bersama Creator lainnya Yoga Pandji Sudrajat. Diproduksi oleh siswa SMKN 4 Malang pada tahunnya. Film ini bisa ditonton di YouTube channel Toby Nugroho. Ceritanya diambil dari legenda keris kutukan Ken Arok dari Kerajaan Singhasari (Jawa Timur).

Sinopsis Singkat:

Film ini menceritakan asal mula keris Ken Arok yang terkutuk. Bermula dari roh jahat berbentuk hewan yang ingin membunuh siapa pun di hutan. Suatu hari, roh ini sampai ke desa Kutaraja dan bertemu seorang pendeta. Karena dianggap berbahaya, roh itu dikutuk menjadi batu. Batu tersebut kemudian ditemukan oleh Pandega Mpu Gandring, seorang pembuat keris, yang mengubahnya menjadi keris terlarang. Keris inilah yang memicu pertumpahan darah, perebutan kekuasaan, dan dendam di Kerajaan Singhasari.

Mengapa “Welak” Istimewa?

1.      Gaya Visual ala Disney

Berbeda dengan kebanyakan style yang diambil oleh animasi Indonesia pada khalayak yang umumnya seperti anime atau gaya cut-out animation, “Welak” menggunakan animasi 2D detail mirip film Disney 2 dimensi era kejayaan mereka (seperti contoh Tarzan). Gerakannya halus, latar belakang mirip seperti lukisan, dan pemilihan warnanya yang nyaman di mata membuat film ini menjadi karya yang apik.

2.      Cerita Lokal yang Mudah Dicerna 

Meski mengangkat legenda kerajaan kuno, alurnya mudah dipahami semua usia. Konfliknya lengkap: ada perebutan kekuasaan, kisah cinta, dan kutukan yang memicu tragedi.

3.      Kualitas Produksi Tinggi

Meski mengandalkan narasi untuk menjelaskan cerita, visualnya memukau. Detail animasinya tidak terburu-buru atau kaku, sehingga terasa “hidup” seperti film Disney klasik.

Welak’ menunjukkan bahwa animasi Indonesia mampu menghadirkan kualitas yang memukau sambil tetap mengangkat cerita lokal. Meski masih ada ruang untuk pengembangan, film pendek ini membuktikan bahwa teknik animasi di Indonesia terus berkembang dengan hasil yang sangat baik.

Apa pendapatmu tentang gaya animasi ‘Welak’? Tonton link di atas dan bagikan komentarmu!

Credit Film:

Director
Siti Cholifah
Toby Nugroho Wibisono

Story, Storyboard, Animator, Colouring, Composing, & Editing Sound:
Toby Nugroho Wibisono

Script, Design Character, Background, Animator, Colouring, Composing:
Yoga Panji Sudrajat

Editor Artikel: Hizkia Subiyantoro

Penulis

Mahasiswa semester aktif,
Jurusan Animasi di ISI Yogyakarta.
Sebagai volunteer di Animasi CLub,
Aziz bekerja sebagai operator dan
teknisi. Mempersiapkan film-film
animasi pendek menjadi sebuah file (compile) siap putar, juga
menerjemahkan subtitle ke dalam
Bahasa Indonesia, lalu memutarnya
ke hadapan penonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like